Madu adalah cairan yang menyerupai sirup,
madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya
dari nektar bunga. Rasa manis madu disebabkan oleh unsur monosakarida fruktosa
dan glukosa. Rasa manis dari madu memiliki ciri yang berbeda dari rasa manis
yang berasal dari gula sehingga bagi sebagian orang lebih menyukai madu sebagai
pemanis. Rasa manis dari madu juga aman digunakan untuk penderita diabetes
karena berasal dari fruktosa dan glukosa yang tidak memerlukan insulin untuk
dipecah menjadi energi.
Kandungan Nutrisi Madu
Madu mengandung berbagai unsur yang
berguna bagi manusia seperti karbohidrat, gula, vitamin dan mineral. Nilai
nutrisi dari madu dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
|
Madu
|
|
|
Nilai nutrisi per 100 g (3.5 oz) / 5
sendok makan
|
|
|
Energi
|
1,272 kJ (304 kcal)
|
|
Karbohidrat
|
82.4 g
|
|
Gula
|
82.12 g
|
|
Serat
pangan
|
0.2 g
|
|
Lemak
|
0 g
|
|
Protein
|
0.3 g
|
|
Air
|
17.10 g
|
|
Riboflavin
(Vit. B2)
|
0.038 mg
(3%)
|
|
Asam
Pantotenat (B5)
|
0.068 mg
(1%)
|
|
Niasin
(Vit. B3)
|
0.121 mg
(1%)
|
|
Vitamin B6
|
0.024 mg (2%)
|
|
Folat (Vit. B9)
|
2 μg (1%)
|
|
Vitamin C
|
0.5 mg (1%)
|
|
Kalsium
|
6 mg (1%)
|
|
Besi
|
0.42 mg (3%)
|
|
Magnesium
|
2 mg (1%)
|
|
Fosfor
|
4 mg (1%)
|
|
Kalium
|
52 mg (1%)
|
|
Natrium
|
4 mg (0%)
|
|
Zink
|
0.22 mg (2%)
|
|
Persentase merujuk kepada rekomendasi
nutrisi untuk orang dewasa di Amerika Serikat.
Sumber: Data Nutrisi USDA
|
|
Kandungan Madu
Karakteristik fisik dari madu berbeda-beda
tergantung dari kandungan air, asal usul bunga, proses ekstraksi dan komposisi
kandungan gula dari madu tersebut. Kandungan utama madu adalah Fruktosa
(38-55%) dan Glukosa (31%) dan kandungan lainnya seperti Maltosa, Sucrosa dan
Karbohidrat Komplek. Komposisi spesifik dari madu tergantung pada bunga yang
tersedia untuk lebah yang menghasilkan madu. Hasil analisa madu secara umum
adalah sebagai berikut :
• Fruktosa:
38.2%
• Glukosa:
31.3%
• Maltosa:
7.1%
• Sukrosa:
1.3%
• Air:
17.2%
• Gula
paling tinggi: 1.5%
• Abu
(analisis kimia):0.2%
• Lain-lain:
3.2%
Kekentalan madu adalah sekitar 1,36
kilogram per liter, atau sama dengan 36% lebih kental daripada air.
Pemeringkatan (Grading) Madu
Di Amerika Serikat, madu diberikan
peringkat berdasarkan standar dari USDA berdasarkan beberapa faktor seperti
kadar air, rasa, aroma dan kejernihannya. Pemeringkatan madu berdasarkan USDA
adalah sebagai berikut :
|
Peringkat
|
Kandungan Air
|
Rasa dan Aroma
|
Ketiadaan Pengotor
|
Kejernihan
|
|
A
|
< 18.6%
|
Sangat Bagus : memiliki
rasa dan aroma yang baik/normal sesuai dengan jenis bunganya, bebas dari :
aroma karamelisasi, bau asap, aroma fermentasi, aroma bahan kimia dan aroma
lainnya
|
Bebas dari pengotor dan
bahan tidak larut – tidak ditemukan adanya pengotor yang mempengaruhi
penampilan fisik madu
|
Sangat Jernih – dapat
mengandung buih, dapat mengandung partikel seperti serbuk sari atau partikel
lain yang terdispersi yang tidak mempengaruhi penampilan fisik madu.
|
|
B
|
> 18.6% dan <
20.0%
|
Bagus : bebas dari aroma karamelisasi,bau asap, aroma
fermentasi, aroma bahan kimia dan aroma lainnya
|
Bebas dari pengotor dan
bahan tidak larut – tidak ditemukan adanya pengotor yang mempengaruhi
penampilan fisik madu
|
Jernih – dapat mengandung buih, dapat mengandung partikel seperti
serbuk sari atau partikel lain yang terdispersi yang tidak mempengaruhi
penampilan fisik madu.
|
|
C
|
< 20.0%
|
Cukup Bagus : bebas
dari aroma karamelisasi,bau asap,
aroma fermentasi, aroma bahan kimia dan aroma lainnya
|
Mengandung sedikit
pengotor dan bahan tidak larut tetapi hanya sedikit mempengaruhi penampilan
fisik madu
|
Cukup Jernih – dapat
mengandung buih, dapat mengandung partikel seperti serbuk sari atau partikel
lain yang terdispersi yang sedikit mempengaruhi penampilan fisik madu.
|
|
Substandard
|
> 20.0%
|
Gagal memenuhi kriteria
Grade C
|
Gagal memenuhi kriteria Grade C
|
Gagal memenuhi kriteria Grade C
|
Indikator Kualitas Madu
Madu yang berkualitas tinggi dapat
dibedakan dari aroma, rasa dan kekentalannya. Madu yang bagus dan fresh pada
suhu 200C jika dituangkan menggunakan pisau akan mengalir dengan
mudah dan tanpa terputus-putus menjadi tetesan-tetesan yang terpisah. Setelah
madu tersebut jatuh maka akan membentuk tetesan yang kental.
Madu yang berkualitas baik, jika dituang,
akan membentuk lapisan tipis yang segera menghilang. Jika tidak membentuk
lapisan tipis menunjukkan madu tersebut banyak mengandung air (lebih dari 20%
air).
Di dalam toples/wadah, madu yang fresh
akan terlihat jernih, kental dan tidak membentuk lapisan. Setelah disimpan
selama beberapa minggu/bulan, beberapa jenis madu akan mengkristal dalam bentuk
lapisan busa yang padat. Untuk memperlambat proses kristalisasi tersebut, madu
dapat dipanaskan pada suhu 40–49 °C.
Kegunaan Madu
A. Makanan
Sejak lama madu digunakan dalam makanan, pembuatan
roti dan kue, sebagai selai dan juga sebagai tambahan dan pemanis dalam minuman
seperti teh.
B. Kesehatan/Medis
Dalam pengobatan tradisional, madu dapat
digunakan sebagai obat baik secara oral maupun secara topikal di kulit untuk
mengobati berbagai macam penyakit seperti gangguan pencernaan, maag, luka dan
luka bakar. Pengobatan dengan madu banyak ditemukan dalam literatur kuno yang
berasal dari Yunani, Romawi, India dan Cina.
Kegunaan madu untuk kesehatan/pengobatan
akan dibahas dalam artikel-artikel tersendiri.
Penggunaan madu juga banyak ditemukan
dalam berbagai literatur keagamaan seperti dalam Alqur’an (surah An Nahl) dan
hadits, Kristen/Injil (New Testament, Matthew 3:4), Budha (festival Madhu
Purnima), Yahudi (Taurat) dan Hindu.
Produsen Madu dan Konsumsi Madu di Dunia
Berdasarkan data tahun 2012, 5 negara
produsen madu terbesar di dunia adalah China, Turki, Argentina, Ukraina dan
Amerika Serikat
Konsumsi madu mencapai 1 kilogram per kapita per tahun
di beberapa negara seperti Austria, Jerman dan Swiss. Di negara-negara maju
lainnya seperti Eropa, Amerika, Jepang dan China tingkat konsumsi madu per
kapita juga cukup tinggi. Hal ini dikarenakan tingkat kesadaran terhadap
kegunaan madu untuk kesehatan yang cukup tinggi di negara-negara tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar